VEDIC MATHEMATICS ???

Sebagian dari kita mungkin masih asing dengan kata Vedic Mathematics . Vedic Mathematics adalah suatu sistem peneyelesaian permasalahan matematika yang berasal dari Veda, khususnya Atharvaveda. Veda adalah bahasa sanskerta yang berarti ilmu pengetahuan. Sistem penyelesaian ini walaupun jarang dibicarakan, tetapi telah menjadi bagian dari kita dalam menyelesaikan operasi hitung.

Sistem matematika kuno ini ditemukan kembali oleh Jagadguru Swami Sri Bharati Khrisna Tirthaji Maharaja (1884 – 1960). Beliau adalah seorang sarjana jenius dalam banyak bidang seperti: sastra, filosofi, bahasa Inggris, matematika, sejarah, dan teknik. Pada tahun 1911, dia tidak bisa menahan keinginannya untuk mendalami pengetahuan rohaninya dan memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai seorang guru. Beliau menghabiskan waktu lebih kurang delapan tahun untuk mempelajarai filsafat Vedanta. Menurut risetnya semua matematika didasarkan pada enam belas sutra atau kata-formula dan beberapa sub sutra atau kolorari.

16 Sutra pada Vedic Mathematics

No INDIA ENGLISH
1. Ekādhikena Pūrvena By one more than the previous one
2. NikhilamNavataścaramam Daśatah all from 9 and the last from 10
3. Ūrdhva – tiryagbhyām vertically and cross-wise
4. Parāvartya Yojayet Transpose and Apply
5. SūnyamSamyasamuccaye If the Samuccaya is the Same it is Zero
6. (Ānurūpye) Śūnyamanyat If One is in Ratio the Other is Zero
7. Sankalana -Vyavakalanābhyām By Addition and by Subtraction
8. Puranāpuranābhyām By the Completion or Non-Completion
9. Calanā kalanābhyām Differential Calculus
10. Yāvadūnam By the Deficiency
11. Vyastisamastih Specific and General
12. Śesānyankena Caramena The Remainders by the Last Digit
13. Sopantyadvayamantyam The Ultimate and Twice the Penultimate
14. Ekanyūnena Pūrvena By One Less than the One Before
15. Gunitasamuccayah The Product of the Sum
16. Gunakasamuccayah the product of the sum of the coefficients in thefactors is equal to the sum of the coefficients in the product

Sub Sutra atau Kolorari

No. INDIA ENGLISH
1. Ānurūpyena Proportionately
2. Śisyate Śesamjnah The Remainder Remains Constant
3. Ādyamādyenantyamantyena The First by the First and the Last by the Last
4. Kevalaih Saptakam Gunỹat For 7 the Multiplicand is 143
5. Vestanam By Osculation
6. Yāvadūnam Tāvadūnam Lessen by the Deficiency
7. Yāvadūnam TāvadūnīkrtyaVargaňca Yojayet Whatever the Deficiency lessen by that amount and set up the Square of the Deficiency
8. Antyayordasake’ pi  set up the Square of the Deficiency
9. Antyayoreva Last Totalling 10
10. Samuccayagunitah Only the Last Terms
11. Lopanasthāpanabhyām The Sum of the Products
12. Vilokanam By Alternative Elimination and Retention
13. GunitasamuccayahSamuccayagunitah By Mere Observation

( Vasantha dan Florentin, 2006:11)

Beberapa contoh penggunaan Vedic Mathematics dalam penyelesaian soal matematika.

Jika kita ingin mengurangi 564 dari 1.000 kita hanya menerapkan sutra “semua dari sembilan dan terakhir dari 10”. Setiap angka di 564 dikurangi dari sembilan angka terakhir dikurangi dari 10, menghasilkan 436.

Hal ini dapat diperluas untuk memecahkan masalah seperti 3.000 dikurangi 467. Kita hanya mengurangi angka pertama di 3.000 dengan satu dan kemudian menerapkan sutra, untuk mendapatkan jawaban 2.533.

Sutra “vertikal dan melintang” dapat digunakan dalam menyelesaikan soal perkalian. Misalnya 7×8. 7 adalah 3 di bawah dasar 10, dan 8 adalah 2 di bawah dasar 10.

Sutra “vertikal dan melintang” juga sering digunakan dalam perkalian lebih dari satu digit angka. Misalkan kita ingin mengalikan  32 hingga 44. Kita kalikan 2×4 = 8 vertikal. Kemudian kita kalikan melintang dan menambahkan dua hasil: 3×4 +4 x2 = 20, sehingga meletakkan 0 dan membawa 2. Akhirnya kita kalikan 3×4 = 12 vertikal dan tambahkan 2 = dilakukan 14. Hasil: 1.408.

Metode khusus untuk perkalian panjang pada angka di dekat dasar (10, 100, 1.000 dll), misalnya 96 dikalikan dengan 92. 96 adalah 4 di bawah dasar 100 dan 92 adalah 8 di bawah dasar 100. Kita bisa mengurangi secara silang: 96-8 = 88 atau 92-4 = 88. Setelah itu mengalikan “perbedaan” vertikal 4×8 = 32 memberikan bagian kedua dari jawaban.

Dalam perkalian yang melebihi angka dasar misalnya 105×111 = 11.655, kita menambahkan secara silang. Cara ini juga dapat digunakan untuk perkalian yang mendekati dua kali lipat atau lebih dari angka dasar misalnya 205×211 = 43.255. Pada bagian pertama dari jawaban dikalikan dengan 2, karena 200 adalah 2×100.

Pada saat sekarang ini Vedic Mathematics telah banyak digunakan pada proses pembelajaran matemtaika di India dan negara lainnya. Dengan adanya tulisan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan kita mengenai ilmu matematika dan yang paling penting adalah dapat mengembangkannya.

Referensi:

Kandasamy, Vasantha dan Smarandache, Florentin. 2006. Vedic Mathematics a Fuzzy &   Neutrosophic Analysis.

O’ Connor, Kevin…. http://www.hinduism.co.za/vedic.htm. Vedic Mathematics. Diakses pada tanggal 18 Oktober 2012

Categories: Article | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “VEDIC MATHEMATICS ???

  1. Great… nice post, nice blog n nice administrator…🙂

  2. read real vedic by Sri Bharati Krsna Tirthaji for complete explanation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: